Doa Ibadah Umrah: Panduan Lengkap dari Niat hingga Tahallul
04 Januari 2026 • admin
Pendahuluan
Umrah adalah ibadah yang memiliki kedudukan mulia dalam Islam. Meski tidak diwajibkan seperti haji, umrah menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, menghapus dosa, dan memperbanyak amal kebaikan. Dalam pelaksanaannya, ibadah umrah diiringi dengan doa-doa yang dipanjatkan pada setiap rangkaian ibadah, mulai dari niat ihram hingga tahallul.
Perlu dipahami bahwa tidak ada bacaan doa yang wajib dengan lafaz tertentu, kecuali niat dan talbiyah. Selebihnya, jamaah dianjurkan memperbanyak doa sesuai kebutuhan dan harapan masing-masing.
1. Doa Niat Umrah
Niat umrah dilakukan di miqat setelah mengenakan pakaian ihram.
Lafaz niat:
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ عُمْرَةً
Artinya:
“Aku memenuhi panggilan-Mu ya Allah untuk melaksanakan umrah.”
Niat ini menandai dimulainya seluruh rangkaian ibadah umrah.
2. Doa Talbiyah
Talbiyah dibaca setelah niat ihram hingga menjelang thawaf.
Lafaz talbiyah:
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيْكَ لَكَ
Artinya:
“Aku datang memenuhi panggilan-Mu ya Allah, tiada sekutu bagi-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat, dan kerajaan adalah milik-Mu.”
Talbiyah mencerminkan kepasrahan total seorang hamba kepada Allah SWT.
3. Doa Saat Melihat Ka’bah
Ketika pertama kali melihat Ka’bah, dianjurkan memperbanyak doa.
Doa yang sering dibaca:
اللّهُمّ زِدْ هذَا الْبَيْتَ تَشْرِيْفًا وَتَعْظِيْمًا وَتَكْرِيْمًا وَمَهَابَةً
Artinya:
“Ya Allah, tambahkanlah kemuliaan, keagungan, kehormatan, dan kewibawaan pada rumah ini.”
4. Doa Saat Thawaf
Thawaf dilakukan dengan mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh putaran. Tidak ada doa khusus untuk setiap putaran, namun jamaah dianjurkan berdzikir dan berdoa.
Doa yang sering dibaca antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad:
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Artinya:
“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari siksa neraka.”
5. Doa Setelah Thawaf
Setelah thawaf, jamaah melaksanakan shalat sunnah dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim (jika memungkinkan), lalu berdoa.
Jamaah bebas memanjatkan doa apa pun, memohon ampunan, rahmat, dan kebaikan hidup dunia serta akhirat.
6. Doa Sa’i antara Shafa dan Marwah
Sa’i dilakukan sebanyak tujuh kali perjalanan antara bukit Shafa dan Marwah.
Doa di Shafa dan Marwah:
إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ
Dilanjutkan dengan doa:
اللّهُمَّ اغْفِرْ وَارْحَمْ، إِنَّكَ أَنْتَ الأَعَزُّ الأَكْرَمُ
Artinya:
“Ya Allah, ampunilah dan rahmatilah kami, Engkau Maha Mulia lagi Maha Pemurah.”
7. Doa Tahallul
Tahallul dilakukan dengan mencukur atau memotong rambut sebagai tanda berakhirnya rangkaian umrah.
Doa tahallul:
اللّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنِّي عُمْرَتِي
Artinya:
“Ya Allah, terimalah ibadah umrahku.”
Penutup
Doa merupakan inti dari ibadah umrah. Selain doa-doa yang umum dibaca, jamaah sangat dianjurkan untuk memanjatkan doa pribadi dengan bahasa yang dipahami, baik dalam bahasa Arab maupun bahasa Indonesia. Mintalah ampunan, keberkahan hidup, kesehatan, rezeki, dan keselamatan di dunia serta akhirat.
Semoga Allah SWT menerima ibadah umrah kita dan menjadikannya sebagai umrah yang mabrur. Aamiin.