Keberangkatan jemaah haji Kloter I dari Embarkasi Medan pada Rabu, 22 April 2026, menjadi awal operasional haji di Sumatera Utara. Sebanyak 360 jemaah diberangkatkan dalam suasana tertib dan khidmat, menandai sinergi lintas instansi dalam mendukung kelancaran ibadah haji tahun ini.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara, Parlindungan, turun langsung meninjau kesiapan layanan di Asrama Haji Embarkasi Medan. Ia memastikan koordinasi berjalan optimal bersama berbagai pihak seperti Kementerian Haji, Bea Cukai, Karantina, Kementerian Kesehatan, otoritas bandara, pemerintah daerah, hingga unsur TNI dan Polri.
Kolaborasi tersebut dinilai penting mengingat total terdapat 17 kloter yang akan diberangkatkan dari Embarkasi Medan pada musim haji 2026.
Pelayanan Imigrasi Jadi Kunci Kelancaran
Aspek pemeriksaan keimigrasian menjadi salah satu faktor utama dalam menjamin kenyamanan jemaah, terutama bagi kelompok lanjut usia yang mendominasi keberangkatan tahun ini, dengan usia mencapai 81 tahun.
Di bawah koordinasi Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan, Uray Avian, proses pemeriksaan dokumen dilakukan secara cepat, akurat, dan humanis. Pendekatan ini bertujuan meminimalisir kendala administratif sehingga jemaah dapat memulai perjalanan dengan tenang.
Pesan Pemprov Sumut untuk Jemaah
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, menegaskan bahwa penyelenggaraan haji bukan sekadar urusan administratif, tetapi juga membawa nama baik daerah.
Ia berpesan agar para jemaah dapat menjadi duta bangsa yang santun selama berada di Tanah Suci, sekaligus mendoakan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara.
Sinergi Lintas Instansi Jadi Kunci
Parlindungan menambahkan bahwa integrasi layanan pemeriksaan paspor di embarkasi dirancang untuk meminimalisir hambatan teknis. Pola kerja kolaboratif ini diterapkan guna memastikan alur keberangkatan berjalan lancar, mulai dari asrama hingga proses boarding.
Keberhasilan Kloter I ini juga sejalan dengan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto, serta Dirjen Imigrasi, Hendarsam Marantoko, yang menekankan pelayanan berbasis prinsip “Imigrasi untuk Rakyat”.
Komitmen untuk Kloter Berikutnya
Suksesnya pemberangkatan kloter perdana menjadi bukti kesiapan Imigrasi Sumatera Utara dalam mendukung seluruh rangkaian ibadah haji 2026. Dengan semangat pelayanan prima, seluruh jajaran berkomitmen untuk terus mengawal keberangkatan jemaah pada kloter-kloter selanjutnya agar berjalan aman, tertib, dan lancar.
Keberangkatan jemaah haji Kloter I dari Embarkasi Medan pada Rabu, 22 April 2026, menjadi awal operasional haji di Sumatera Utara. Sebanyak 360 jemaah diberangkatkan dalam suasana tertib dan khidmat, menandai sinergi lintas instansi dalam mendukung kelancaran ibadah haji tahun ini.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara, Parlindungan, turun langsung meninjau kesiapan layanan di Asrama Haji Embarkasi Medan. Ia memastikan koordinasi berjalan optimal bersama berbagai pihak seperti Kementerian Haji, Bea Cukai, Karantina, Kementerian Kesehatan, otoritas bandara, pemerintah daerah, hingga unsur TNI dan Polri.
Kolaborasi tersebut dinilai penting mengingat total terdapat 17 kloter yang akan diberangkatkan dari Embarkasi Medan pada musim haji 2026.
Pelayanan Imigrasi Jadi Kunci Kelancaran
Aspek pemeriksaan keimigrasian menjadi salah satu faktor utama dalam menjamin kenyamanan jemaah, terutama bagi kelompok lanjut usia yang mendominasi keberangkatan tahun ini, dengan usia mencapai 81 tahun.
Di bawah koordinasi Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan, Uray Avian, proses pemeriksaan dokumen dilakukan secara cepat, akurat, dan humanis. Pendekatan ini bertujuan meminimalisir kendala administratif sehingga jemaah dapat memulai perjalanan dengan tenang.
Pesan Pemprov Sumut untuk Jemaah
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, menegaskan bahwa penyelenggaraan haji bukan sekadar urusan administratif, tetapi juga membawa nama baik daerah.
Ia berpesan agar para jemaah dapat menjadi duta bangsa yang santun selama berada di Tanah Suci, sekaligus mendoakan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara.
Sinergi Lintas Instansi Jadi Kunci
Parlindungan menambahkan bahwa integrasi layanan pemeriksaan paspor di embarkasi dirancang untuk meminimalisir hambatan teknis. Pola kerja kolaboratif ini diterapkan guna memastikan alur keberangkatan berjalan lancar, mulai dari asrama hingga proses boarding.
Keberhasilan Kloter I ini juga sejalan dengan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto, serta Dirjen Imigrasi, Hendarsam Marantoko, yang menekankan pelayanan berbasis prinsip “Imigrasi untuk Rakyat”.
Komitmen untuk Kloter Berikutnya
Suksesnya pemberangkatan kloter perdana menjadi bukti kesiapan Imigrasi Sumatera Utara dalam mendukung seluruh rangkaian ibadah haji 2026. Dengan semangat pelayanan prima, seluruh jajaran berkomitmen untuk terus mengawal keberangkatan jemaah pada kloter-kloter selanjutnya agar berjalan aman, tertib, dan lancar.