Kabar baik bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang saat ini berdomisili di Arab Saudi. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Kantor Teknis Urusan Haji (TUH) KJRI Jeddah resmi membuka pendaftaran seleksi Tenaga Pendukung Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tahun 1447 H / 2026 M.
Pendaftaran telah dibuka mulai kemarin, Jumat, 16 Januari 2026 pukul 00:00 Waktu Arab Saudi (WAS) dan akan berlangsung singkat hingga satu minggu ke depan.
Dalam pengumuman resminya via Instagram, Kemenhaj mengajak para WNI, baik mukimin maupun mahasiswa, untuk mengambil peran mulia dalam melayani tamu Allah. Kemenhaj menegaskan pencarian kandidat yang profesional, kompeten, dan memiliki integritas tinggi.
“Kantor Teknis Urusan Haji KJRI Jeddah memanggil Warga Negara Indonesia yang tinggal di Arab Saudi untuk bersama-sama menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447H/2026M,” tulis keterangan resmi tersebut.
Jadwal Penting Seleksi PPIH Arab Saudi 2026
Bagi Anda yang berminat, perhatikan linimasa ketat berikut ini agar tidak terlewat:
- Pendaftaran Online: 16 Januari – 23 Januari 2026 (via Website Kemenhaj).
- Verifikasi Dokumen: 17 Januari – 28 Januari 2026.
- Pengumuman Hasil Administrasi: 29 Januari 2026.
- Tes CAT & Wawancara (Madinah): 2 – 4 Februari 2026.
- Tes CAT & Wawancara (Jeddah): 8 – 10 Februari 2026.
Syarat dan Kualifikasi Pelamar
Seleksi ini dibagi menjadi beberapa kategori dengan persyaratan spesifik. Berikut rinciannya:
1. Persyaratan Umum
- WNI yang berdomisili di Arab Saudi.
- Beragama Islam dan sehat jasmani/rohani.
- Tidak dalam keadaan hamil (bagi wanita).
- Mampu mengoperasikan Microsoft Office dan Aplikasi Pelaporan berbasis Android/iOS (Wajib membuat surat pernyataan).
- Diutamakan mahir berbahasa Arab.
- Memiliki rekam jejak yang baik (integritas dan kredibilitas).
2. Kualifikasi Khusus Mukimin (Warga Menetap)
- Usia: Minimal 25 tahun, maksimal 57 tahun.
- Memiliki izin tinggal (Iqamah) resmi yang berlaku minimal sampai 30 Muharram 1448 H.
- Mendapat izin tertulis dari Kafil (Sponsor).
- Khusus Pengemudi: Wajib memiliki SIM Arab Saudi yang valid.
- Khusus Teknisi (Listrik/Mekanik/IT): Memiliki keahlian sesuai bidangnya.
3. Kualifikasi Khusus Mahasiswa
- Usia: Minimal 20 tahun, maksimal 45 tahun.
- Sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi wilayah Arab Saudi, minimal jenjang S1 semester 3.
- Mendapat izin tertulis dari pihak kampus/sponsor.
4. Tenaga Pendukung Syarikah
- Usia: Minimal 18 tahun, maksimal 57 tahun.
- Syarat administrasi lainnya serupa dengan persyaratan umum.
Peringatan: Seleksi 100% Gratis
Kemenhaj menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen ini tidak dipungut biaya sepeser pun. Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk memberantas praktik percaloan dan “tumpangan haji” ilegal.
“Apabila ada pihak yang melakukan pungutan, agar diabaikan atau dilaporkan,” tegas pihak Kemenhaj.
Cara Mendaftar
Calon peserta dapat melakukan pendaftaran dan mengunggah dokumen persyaratan melalui laman resmi Kementerian Haji dan Umrah atau portal yang disediakan oleh KJRI Jeddah sebelum tanggal 23 Januari 2026.
Kabar baik bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang saat ini berdomisili di Arab Saudi. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Kantor Teknis Urusan Haji (TUH) KJRI Jeddah resmi membuka pendaftaran seleksi Tenaga Pendukung Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tahun 1447 H / 2026 M.
Pendaftaran telah dibuka mulai kemarin, Jumat, 16 Januari 2026 pukul 00:00 Waktu Arab Saudi (WAS) dan akan berlangsung singkat hingga satu minggu ke depan.
Dalam pengumuman resminya via Instagram, Kemenhaj mengajak para WNI, baik mukimin maupun mahasiswa, untuk mengambil peran mulia dalam melayani tamu Allah. Kemenhaj menegaskan pencarian kandidat yang profesional, kompeten, dan memiliki integritas tinggi.
“Kantor Teknis Urusan Haji KJRI Jeddah memanggil Warga Negara Indonesia yang tinggal di Arab Saudi untuk bersama-sama menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447H/2026M,” tulis keterangan resmi tersebut.
Jadwal Penting Seleksi PPIH Arab Saudi 2026
Bagi Anda yang berminat, perhatikan linimasa ketat berikut ini agar tidak terlewat:
- Pendaftaran Online: 16 Januari – 23 Januari 2026 (via Website Kemenhaj).
- Verifikasi Dokumen: 17 Januari – 28 Januari 2026.
- Pengumuman Hasil Administrasi: 29 Januari 2026.
- Tes CAT & Wawancara (Madinah): 2 – 4 Februari 2026.
- Tes CAT & Wawancara (Jeddah): 8 – 10 Februari 2026.
Syarat dan Kualifikasi Pelamar
Seleksi ini dibagi menjadi beberapa kategori dengan persyaratan spesifik. Berikut rinciannya:
1. Persyaratan Umum
- WNI yang berdomisili di Arab Saudi.
- Beragama Islam dan sehat jasmani/rohani.
- Tidak dalam keadaan hamil (bagi wanita).
- Mampu mengoperasikan Microsoft Office dan Aplikasi Pelaporan berbasis Android/iOS (Wajib membuat surat pernyataan).
- Diutamakan mahir berbahasa Arab.
- Memiliki rekam jejak yang baik (integritas dan kredibilitas).
2. Kualifikasi Khusus Mukimin (Warga Menetap)
- Usia: Minimal 25 tahun, maksimal 57 tahun.
- Memiliki izin tinggal (Iqamah) resmi yang berlaku minimal sampai 30 Muharram 1448 H.
- Mendapat izin tertulis dari Kafil (Sponsor).
- Khusus Pengemudi: Wajib memiliki SIM Arab Saudi yang valid.
- Khusus Teknisi (Listrik/Mekanik/IT): Memiliki keahlian sesuai bidangnya.
3. Kualifikasi Khusus Mahasiswa
- Usia: Minimal 20 tahun, maksimal 45 tahun.
- Sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi wilayah Arab Saudi, minimal jenjang S1 semester 3.
- Mendapat izin tertulis dari pihak kampus/sponsor.
4. Tenaga Pendukung Syarikah
- Usia: Minimal 18 tahun, maksimal 57 tahun.
- Syarat administrasi lainnya serupa dengan persyaratan umum.
Peringatan: Seleksi 100% Gratis
Kemenhaj menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen ini tidak dipungut biaya sepeser pun. Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk memberantas praktik percaloan dan “tumpangan haji” ilegal.
“Apabila ada pihak yang melakukan pungutan, agar diabaikan atau dilaporkan,” tegas pihak Kemenhaj.
Cara Mendaftar
Calon peserta dapat melakukan pendaftaran dan mengunggah dokumen persyaratan melalui laman resmi Kementerian Haji dan Umrah atau portal yang disediakan oleh KJRI Jeddah sebelum tanggal 23 Januari 2026.